BNPB: Warga Bengkulu Panik Akibat Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,7

  • Whatsapp

Jakarta, rakyatsulteng – Masyarakat Mukomuko, Bengkulu, merasakan guncangan kuat saat gempa berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah mereka hari ini, Rabu (10/6) pukul 11.35 WIB. Mereka merasakan guncangan selama dua hingga tiga detik.

Hingga pukul 11.56 WIB, hasil pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyatakan belum menunjukkan adanya aktivitas aftershock atau gempa bumi susulan.

Bacaan Lainnya

1. Gempa membuat warga panik hingga keluar rumah

Kepala Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko Arazak mengatakan, gempa membuat panik warga hingga keluar rumah.

“BPBD Kabupaten Mukomuko telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada,” ujar Arazak melaporkan kepada Pusdalops Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

2. Belum ada laporan adanya korban dan kerusakan

Sementara, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan BPBD setempat terus memantau kondisi terkini pasca-gempa.

Menurut dia, sejauh ini belum ada laporan terkait korban jiwa maupun kerusakan. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait pasca-gempa.

“Hingga Rabu (10/6), pukul 11.56 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock,” kata Raditya dalam keterangan tertulis.

Dia menjelaskan berdasarkan analisis melalui InaRISK, jumlah populasi terpapar di wilayah Mukomuko mencapai lebih dari 170 ribu jiwa. Wilayah ini berada pada kategori bahaya sedang hingga tinggi untuk ancaman gempa bumi.

Sementara, menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, gempa bumi yang terjadi di Begnkulu merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ujar Rahmat, melalui siaran pers BMKG.

BMKG melaporkan gempa bermagnitudo 5,7 mengguncang wilayah Mukomuko, Bengkulu pada Rabu (10/6) pukul 11.35 WIB. Parameter gempa lain yakni lokasi pusat gempa berada di 28 km barat daya Mukomuko, dengan kedalaman 24 km.

“(Gempa) ini tidak berpotensi tsunami,” kata Rahmat.

Sedangkan, berdasarkan peta guncangan, BMKG mencatat guncangan gempa yang diukur dengan satuan Modified Mercalli intensity (MMI) dirasakan di Mukomuko IV MMI, Pesisir Selatan, Kota Padang, Kerinci III MMI.

Guncangan gempa ini juga dirasakan di Lubuk Basung, Padang Pariaman, Padang Panjang, Bukit Tinggi, Kepahiyang, Kota Bengkulu, Dharmasraya, Payakumbuh, dan Tanah Datar II MMI.

Skala III MMI memberikan gambaran guncangan atau getaran yang dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada truk berlalu. Sedangkan, IV MMI getaran dirasakan orang banyak dalam rumah, dan di luar dirasakan beberapa orang, serta dapat memecahkan gerabah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sumber: idntimes

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.