Cudi Ancam Boikot Debat Kandidat Jika Tema Pasca Bencana Tidak Masuk

  • Whatsapp

Parimo, rakyatsulteng – Calon Gubernur Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura ancam akan memboikot debat kandidat pada tanggal 31 Oktober 2020. Hal itu menyusul merebaknya isu jika tema Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca bencana tidak masuk dalam tema debat kandidat.

Pernyataan itu disampaikan Rusdy sesaat setelah menyelenggarakan kampanye dialogis di Desa Torue, Kecamatan Torue, Selasa (27/10/2020).

Bacaan Lainnya

“Kita harus merencanakan pembangunan Sulawesi Tengah ke depan dalam perspektif, manajemen risk disaster Sulawesi Tengah atau mitigasi bencana,” ujar Rusdy Mastura.

Menurut Rusdy Mastura, debat kandidat yang akan mengangkat tema kesejahteraan hanya menjadi ajang gimik dan retorika, jika hal yang paling krusial di daerah ini justru tidak dijadikan sebagai tema utama.

“Kenapa hanya Covid-19 yang jadi tema? Padahal, itu sudah memiliki standar internasional. Sudah ada protokol kesehatan yang telah dipatuhi dalam konsepsi new normal. Sementara rehab rekon yang secara spesifik memerlukan kepastian tidak dijadikan tema,” tegasnya.

Rusdy Mastura menilai, debat kandidat itu harus menjadi ajang untuk memulihkan kepercayaan masyarakat atas masa depan mereka pasca bencana.

Sehingga, kata dia, Pilkada ini harus bisa menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat Sulawesi Tengah.

“Kita ini berdiri di atas negeri sesar. Peristiwa tanggal 28 September 2018 harusnya menjadi pelajaran. Sampai hari ini, dampak dari bencana itu belum selesai. Masih menyisahkan Bengkalai,” urainya.

Apalagi kata Rusdy Mastura, Pilkada ini dilaksanakan jelang berakhirnya Inpres No 10 tahun 2018 akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

“Masyarakat harus bisa mendapatkan kepastian atas nasibnya,” pungkasnya.

Penulis: Mohamad Zain

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.