HeadlinePASIGALA BANGKITTERBARU

Di Partai Perindo, Cudy Menilai Penanganan Bencana di Pasigala Lamban

PALU – Bakal calon gubernur Sulteng Rusdy Mastura menilai bahwa penanganan bencana yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini lamban dan terlalu berharap dengan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

 

Hal ini disampaikan Cudy sapaan akrabnya saat menyampaikan visi dan misi di Partai Perindo, Rabu malam (4/11).

 

Ia mengatakan, bahwa bencana yang melanda Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong (Pasigala) harusnya bisa selesai dengan cepat tanpa menunggu dana APBN. Ia menceritakan soal upayanya membuat kontijensi semasa menjabat Walikota Palu dua periode kala itu.

 

“Padahal ada dokumen kontijensi semasa saya masih Walikota Palu. Tetapi saat bencana tak ada yang mengikuti panduan kontijensi tersebut. Sehingga sulit dan lamban penanganannya,” kata Cudy.

 

Begitupula penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi, yang saat ini dilakukan.

 

“Kita terlalu berharap bantuan APBN dan lainnya. Kenapa kita tidak menggerakkan developer-developer yang ada untuk membangun rumah dengan jaminan dari pemerintah kota,” ujarnya.

 

Cudy menceritakan kala ia ingin membangun Mall Tatura Palu , yang dananya itu berasal dari pinjaman luar. Begitupun membangun rumah sakit Anutapura. Harusnya, pembangunan hunian sudah terselesaikan dengan pola yang sama, sembari menggandeng para developer lokal dan perbankan dengan jaminan dari Pemerintah.

 

” Kedepan kita akan lakukan seperti itu, jika penanganannya masih seperti ini, ” katanya.

 

Partai Perindo mengundang 16 calon kepala daerah yang melaksanakan Pilkada serentak pada 2020. Ke 16 calon itu adalah mereka yang telah mendaftar dan telah menyelesaikan uji berkas oleh tim Pilkada.

 

Untuk Pilkada Gubernur, selain Rusdy Mastura, Perindo juga bakal mendengarkan visi dan misi dari Rusly Dg Palabi, Nurmawati Dewi Bantilan dan Muris Lahayati.

Penulis ; Mohamad Zain

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close