EkoBis

Di Usia ke 53 Tahun, Pertumbuhan Ekonomi Sulteng Tertinggi di Kawasan Timur

PALU – Hari ulang tahun ke-53 Provinsi Sulawesi Tengah jatuh pada Kamis 13 april 2017. HUT ke 53 kali ini bertema “Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan Menuju Tercapainya Sulawesi Tengah yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing”.

Tema tersebut sejalan dengan RPJPD (rencana pembangunan jangka panjang daerah) 2005-2025 tahap ketiga yang menekankan pada 3 agenda utama pembangunan yaitu peningkatan kualitas SDM, perbaikan daya saing daerah dan pemantapan jaringan infrastruktur.

Dilansir website pemprov sulteng berikut kondisi pembangunan sulteng dalam usia ke-53 antara lain :

Pertumbuhan ekonomi Sulteng tahun 2016 mencapai 9,98 persen, tertinggi di kawasan Sulawesi, Maluku dan Papua maupun secara nasional.

PDRB per kapita Sulteng meningkat signifikan dari Rp. 31,88 juta pada tahun 2014 menjadi Rp.37,46 juta pada tahun 2015.

Perkembangan inflasi provinsi sulawesi tengah yang direfleksikan dengan inflasi Kota Palu selama periode tahun 2014-2016 cenderung menurun. Dari sebesar 8,85 % pada 2014, turun menjadi 4,17 % tahun 2015 dan tahun 2016, inflasi telah ditekan hingga angka 1,49 %.

Kesenjangan pendapatan individu di Sulteng lebih rendah dibanding nasional, terlihat dari indeks gini Maret 2016 sebesar 0,362 poin, lalu turun menjadi 0,347 poin pada september 2016. Nilai itu lebih rendah dari indeks gini nasional sebesar 0,394 poin.

Tingkat kemiskinan Sulteng mengalami penurunan dari 14,45 % pada Maret 2016 menjadi 14,09 % pada September 2016 walaupun masih lebih tinggi disbanding nasional, yaitu 10,70 %.

TPT (Tingkat Pengangguran Terbuka) Sulteng tahun 2016 sebesar 3,29 % turun 0,81 % dibanding 2015 sebesar 4,1 %.

Kualitas infrastruktur umum Sulteng masih dibawah rata-rata nasional sebesar 0,42 poin.

IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Sulteng masih berada di bawah rata-rata nasional sebesar 2,79 poin.

Berdasarkan penelitian national university of singapore, daya saing Sulteng menduduki peringkat ke-14 dari 34 provinsi di Indonesia tahun 2016, dan urutan ke-3 di kawasan regional Sulawesi, Maluku dan Papua serta Nusa Tenggara.

Dalam hal reformasi birokrasi, di tahun 2016, Sulteng kembali meraih predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI.

“Mari jadikan momentum hari ulang tahun ini sebagai refleksi untuk terus bekerja keras dan cerdas, bekerja ikhlas dan tuntas untuk mencapai sasaran-sasaran pembangunan yang kita cita-citakan,”. Ujar Gubernur Longki Djanggola saat peringatan HUT ke-53 sulteng.

(Mhr)

Most Popular

To Top
Shares