Diduga Delapan Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Aktivitas PT.IMIP Diminta Hentikan Sementara

  • Whatsapp

Morowali, rakyatsulteng – Diduga delapan orang karyawan terkonfirmasi positif covid – 19 yang bekerja di kawasan industri PT. IMIP sebaiknya segera dilakukan langkah pencegahan penyebaran dengan menghentikan sementara aktivitas tambang tersebut.

 

Bacaan Lainnya

Pasalnya, konsentrasi manusia yang cukup besar bekerja di wilayah kawasan industri PT. IMIP. Penghentian sementara ini juga tentunya harus dibarengi dengan pemenuhan hak-hak pekerja yang harus dilakukan pihak perusahaan.

 

Koordinator Lapangan (Korlap), Moh. Taufik mengatakan, penghentian sementara ini diatur dalam UUD nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan BatuBara, dalam Pasal 113, yang menjelaskan “Suspensi Kegiatan usaha pertambangan dapat diberikan kepada Pemegang IUP dan IUPK jika terjadi (keadaan  kahar).

 

Dijelaskan, seperti yang disebutkan huruf (a) dalam pasal 113, penjelasan keadaan kahar dalam UU adalah “ Keadaan kahar antara lain, perang, kerusuhan sipil, pemberontakan, epidemi, gempa bumi, banjir, kebakaran, dan bencana alam ataupun nonalam diluar kempampuan manusia. 

 

“Bagi kami penting untuk diberhentikan sementara aktivitas industri tambang di wilayah kawasan industri PT IMIP,  karena  covid -19 bisa masuk dalam kategori epidemi atau bencana nonalam sesuai dengan penjelasan Pasal 113 ayat 1 huruf (a),” ungkap Taufik, Minggu (20/9/2020).

 

Taufik menegaskan akan mendesak kepada pihak perusahaan yang beroprasi di wilayah kawasan indsutri  PT. IMIP untuk segera  melakukan pemeriksaan kesehatan kepada seluruh pekerja/karyawan, yang bekerja di kawasan industri tersebut untuk memastikan kesehatan karyawan/pekerja.

 

“Kami juga mendesak pemerintah Sulteng, untuk menutup sementara akses-akses masuk tenaga kerja asing  yang akan bekerja di wilayah industri-industri tambang di Sulteng, seperti yang terjadi beberapa minggu lalu di wilayah Kabupaten Morowali utara, diduga ada ratusan tenaga kerja asing yang masuk disalah satu wilayah rencana pembangunan kawasan industri di kabupaten morowali utara. penutupan akses sementara ini untuk mencegah penyebaran covid-19 di sulteng yang terus meningkat,” pungkasnya.***

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.