Dinilai Salahgunakan Kekuasaan, Bupati Parigi Moutong Dituntut Mundur?

  • Whatsapp
Ilustrasi Aksi Masa (Foto: Istimewa

Parimo, rakyatsulteng – Saat ini Aliansi Masyarakat Peduli (Ampibi) yang tergabung dari beberapa unsur organisasi pemuda di Parigi Moutong sedang dalam penghimpunan data.

Tak lain data yang termaksud adalah bukti penyalahgunaan kekuasaan yang diduga dilakukan Bupati Parigi Moutong (Parimo), Samsurizal Tombolotutu.

Bacaan Lainnya

Hal itu dikatakan Juru Bicara Ampibi, Fadli Arifin Aziz, Rabu (1/7/2020).

“Saat ini Bupati Parimo diduga menyalahgunakan kekuasaan dan melanggar sumpah janji jabatan,” ujar Fadli

Satu dari sekian kasus penyalahgunaan kekuasaan yang akan diangkat kepermukaan kata Fadli, adalah hutang piutang yang sebanyak Rp4,9 miliyar beberapa waktu lalu.

“Dasar kami pada waktu itu Samsurizal masih aktif sebagai Bupati,” ungkapnya.

Dijelaskan Fadli bahwa, pada saat itu Samsurizal melakukan pertemuan dengan seorang pengusaha, Anca Yohanes.

“Dalam fakta persidangan jelas dikatan bahwa beliau (Bupati) menerima pemberian secara langsung, itu kan untuk pembiayaan pilkada,” jelasnya.

Lebih lanjut, hal itu hanya digiring dalam persoalan perdataan hutang piutang tanpa perjanjian tertulis tetapi hanya menggunakan perjanjian lisan.

“Hal ini jelas, Anca memberikan uang itu adalah sebab bentuk gratifikasi, mengharapkan sesuatu,” tuturnya.

Disisi lain, Fadli juga menyebutkan bahwa pengarahan tenaga honorer di Pantai Mosing diduga ada intimidasi kepada honorer. Meski tak langsung dilakukan oleh bupati, namun diduga kuat atas intruksi orang nomor satu di Parigi Moutong tersebut.

“Seperti pembersihan lahan disana bahkan ada yang cuci piring, ini kan tidak baik, bisa saya buktikan dengan foto-foto,” bebernya.

Seperti diketahui, Akhir Juli rencananya akan dilakukan ujuk rasa didepan kantor Bupati Parigi Moutong dengan masa yang berasal dari berbagai Daerah.

Rencana aksi masa itu juga akan dilakukan di kantor DPRD Parimo sekaligus memberikan data bukti dugaan penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh bupati Parimo.

Penulis; Mohamad Zain

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.