DPRD Sigi Temukan Proyek Bantuan Bank Dunia Terbengkalai

  • Whatsapp

SIGI – Pekerjaan pembangunan sekolah yang berasal dari pinjaman Bank Dunia di Sigi ditemukan terbengkalai. Hal ini berdasarkan hasil kunjungan Ketua Komisi I DPRD Sigi Imran Latjedi, Senin 28 Desember 2020 di MTS Nidhaul Khairaat Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru.

Dalam kunjungannya, Imran melihat adanya kelambatan dari pekerjaan bahkan tidak satupun lagi pekerja yang ada dilokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan papan proyek yang terpasang, proyek ini sedianya dikerjakan sejak 5 Juni dan diberikan waktu 210 hari kerja untuk diselesaikan oleh PT. Sentra Multikarya Infrastruktur (SMI), namun hingga saat ini proyek tersebut baru sebatas tiang beton, sementara pekerjaan renovasi di lokasi yang berbeda juga belum selesai.

“Sangat disayangkan ada pekerjaan yang menurut saya terbengkalai, karena kalau berdasarkan papan proyek tentunya proyek ini harusnya sudah selesai sejak 5 Desember, tapi sampai sekarang baru seperti ini, ” ujarnya kaget melihat pembangunan yang ada.

Menurutnya, pihaknya memiliki kewajiban untuk mengawasi pekerjaan dengan anggaran Rp 37 miliar yang dikelola oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sulawesi Tengah Kementerian PUPR ini. Apalagi ini menyangkut dengan kepentingan masyarakat, terkhusus pasca bencana.

“Nanti coba kami akan tanyakan langsung ke Balai seperti apa pekerjaan ini, kalau memang ada dugaan penyimpangan, kami rekomendasikan agar Kejaksaan dan Kepolisian turun, ” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Forum Pemerhati Pendidikan Sulteng Sofyan mengatakan, bahwa banyak sekali pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. SMI terbengkalai. Selain di Desa Pombewe, SD Insan Gemilang Desa Lolu, dan beberapa sekolah lainnya juga hingga kini belum ada yang selesai.

“Menurut kami ini ada yang tidak beres dan berencana untuk melakukan aksi unjuk rasa untuk menuntut kejelasan dari proyek ini, ” tambahnya.

Hingga saat ini redaksi berupaya untuk menghubungi pihak pelaksanaan PT. SMI. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.