Dugaan Pemalsuan Slip Setoran di Kampus STIA, Bank Sulteng Akui Belum Tahu

  • Whatsapp
Bank Sulteng. (Foto: Dok/Mohamad Affan)

Palu, Rakyatsulteng – Kasus dugaan sindikat pemalsuan bukti setoran bank di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga ternyata belum diketahui oleh pihak Bank Sulteng. Padahal kasus ini telah mencuat seminggu lalu, dan telah diproses oleh pihak kampus.

Kepala Seksi Public Relation Bank Sulteng, Usman Tanjung Helmi mengatakan, pihaknya mengaku belum menerima laporan adanya slip setoran bank yang mengatasnamakan Bank Sulteng. Meski seperti itu, pihaknya berupaya untuk melakukan koordinasi sesegera mungkin ke pihak kampus.

Bacaan Lainnya

“Kami belum terima laporannya pak, dan ini kami koordinasi dulu,” kata Usman saat dimintai keterangan perihal kasus sindikat ini.

Ia menjelaskan, pihaknya baru mengetahui adanya dugaan pemalsuan slip setoran dari oknum tertentu berdasarkan infomasi media.

“Informasi ini akan kami sampaikan ke managemen,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah oknum dengan sengaja melakukan pengumpulan dana SPP, dari mahasiswa, namun uang tersebut tidak disetorkan ke rekening tabungan di bank, namun disetorkan pada oknum tertentu di STIA. Anehnya, dana yang dikumpulkan ini tidak sesuai dengan slip pembayaran yang diberikan.

“Saya bayar Rp 1,1 juta, kemudian slipnya dikasih Rp 1,5 juta. Jadi memang kami ditawarkan oleh oknum untuk bayar ke dia, nanti dia bantu untuk buatkan slip,” kata seorang sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Baca: Ada Slip Setoran Bank Sulteng Palsu di STIA Panca Marga Palu

Kecurigaan pada tindakan penggelapan dana tersebut mencuat saat mahasiswa dipanggil oleh pihak pengelola Kampus milik keluarga mantan Walikota Palu Kisman Abdullah tersebut. Disaat pemanggilan itu, para mahasiswa dianggap belum menyetorkan pembayaran uang SPP sebesar Rp 1,5 juta, namun sudah memegang slip pembayaran milik Bank Sulteng.

 

Penulis: Mohamad Zain

Klik Gambar untuk Download Aplikasi Simpeljek di Google Play Store dan temukan Voucher Gratis Ongkir!!!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.