Enam Desa di Banawa Tengah Terdampak Banjir, Jembatan Penghubung Nyaris Putus

  • Whatsapp

Donggala, rakyatsulteng – Akibat intensitas hujan yang cukup lebat, beberapa Desa yang ada di Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala diterjang banjir.

Akibat hujan deras itu, Sungai Powelua meluap  dan mengakibatkan banjir hingga berdampak ke enam Desa yang ada di Kecamatan Banawa Tengah. diantaranya, Desa Towale, Kola-Kola, Mekar Baru, Limboro, Lampo dan Lumbudolo.

Bacaan Lainnya

Seorang Mahasiswa Universitas Tadulako (Untad), yang nelaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lampo mengatakan saat usai melaksanakan penyemprotan Disinfektan di tempat umum tiba-tiba hujan deras disertai dengan banjir.

“Kan kami ada kegiatan penyemprotan disitu, tiba-tiba hujan deras dengan langsung banjir, tapi kegiatan kami sudah selesai,” ungkap Saiful saat diwawancarai rakyatsulteng.com, Kamis (15/10/2020).

Dikatakan Saiful, sore sekitar pukul 17:30 Wita tiba-tiba terjadi banjir dengan ketinggian diatas lutut saat ia bersama rekannya sedang berteduh.

Lanjut Saiful, ada beberapa rumah yang terendam banjir hingga menghanyutkan isi rumah tersebut.

“Pokoknya yang kami selamatkan tadi ada dua rumah. Tapi ada banjir tadi kami pergi sudah antar perempuannya, karna takutnya kenapa-kenapa nanti,” jelasnya.

Kemudian, katanya selang beberapa menit, jembatan penghubung antara Desa Lumbudolo dan Kola-Kola hampir putus diterjang banjir.

“Belum lama kita habis antar teman-teman sudah amblas jembatan. Bisa dilewati sekarang karna airnya sudah surut. Tidak lama dari situ juga sudah mulai naik air di desa Towale, Kola-Kola, Mekar Baru, Limboro dan Lumbudolo,” pungkasnya.

Sampai berita ini naik belum diketahui berapa korban dan jumlah keseluruhan rumah yang terdampak banjir tersebut.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.