Iptek

GRIND Minta Penataran P4 Diterapkan Kembali

PALU – Di tengah keringnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara saat ini, baik yang dilakukan oleh seluruh elemen bangsa, sayap partai Garda Rajawali Perindo (GRIND) meminta dihidupkannya kembali Penataran Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), dan Pancasila menjadi kurukulum pendidikan nasional.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPW GRIND Sulteng Aisyun Basgevan dalam memperingati hari kesaktian Pancasila yang jatuh pada hari ini, 1 Juni 2017.

Selain menghidupkan penataran P4 dengan formula yang baru, dan kurikulum pendidikan, juga diperlukan penguatan sumber daya manusia (SDM) utamanya di semua aspek kelembagaan negara.

“Semoga moral anak bangsa tetap bercermin pada nilai nilai Pancasila, dan semoga penataran P4 di adakan kembali, ” kata Aisyun.

Dia menjelaskan, penataran P4 harus diterapkan dilingkungan sekolah dan bermasyarakat, agar martabat dan moral para generasi bisa tetap terjaga dengan mengamalkan nilai nilai Pancasila. Saat ini, dia melihat nilai pancasila sudah mulai redup dan mengakibatkan krisis moral bagi para generasi. Contohnya saja, kasus narkoba dan kriminalitas kini mulai meningkat.

“Semua itu karena generasi kita tidak ditanamkan nilai Pancasila, kita berharap pak Ketum HT (Hary Tanoe) bisa membantu menyuarakan agar nilai Pancasila ini dihidupkan kembali melalui P4 dan Pancasila dimasukan dalam kurikulum pendidikan nasional,” tambahnya. (Zainal)

Paling kereennn..

Rakyatsulteng.com adalah media online milik PT. Media Sinergi Nusantara. Kehadirannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik, lebih dari itu, berusaha membangun dan merawat kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik.
To Top
Shares