JAMAN Sulteng Minta Kapolres Parimo Telusuri Dugaan Aktivitas PETI di Desa Taopa Utara

  • Whatsapp

Palu, rakyatsulteng – Pertambangan ilegal saat ini cukup masif, salah satu yang coba di kelola tanpa adanya dokumen resmi yaitu di desa Taopa Utara Kabupaten Parigi Moutong,

Diketahui, Pertambangan Ilegal (PETI) ini hanya menguntungkan beberapa kelompok, dan rentan bisa mengakibatkan banyak kerusakan lingkungan.

Bacaan Lainnya

“Adanya aktivitas yang merusak Lingkungan akan berdampak buruk pada aktivitas kehidupan sosial masyarakat. Sudah banyak contoh bisa kita liat,” ujar Ketua Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Sulteng, Senin (3/8/2020).

Jaman menduga, ada oknum-oknum tertentu di Desa Taopa Utara, kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, yang beberapa bulan terakhir masif mencoba melakukan aktivitas pertambangan ilegal. 

Biasanya modusnya adalah bekerja sama dengan penyokong dana dengan iming-iming keuntungan yang luar biasa.

” Untuk itu, sebelum marak dan aktivitas PETI masif berlangsung, kita harus lakukan upaya preventif sebelum mendapatkan konsekuensi pencemaran lingkungan, yang berefek sosial dan hukum,” tegas Rifal.

Rifal sebagai Ketua DPD JAMAN Sulteng meminta kepada Pihak Kapolres Parigi Moutong agar tak melakukan pembiaran. Apalagi klau areal pertambangan nya dekat dengan pemukiman warga desa.

“Untuk itu kami secara Orgganisasi akan melakukan koordinasi dengan pihak Polda mengenai PETI,” tambahnya.

Kami juga minta agar pihak ketua DPRD dan Anggota DPRD khususnya dari dapil Parimo IV juga ikut memantau sebagai pengawal dan pejuang aspirasi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.