Kasat Narkoba Polres Morowali di Laporkan, PH PRD: Kami Mendesak Untuk Segera Menetapkan Tersangka

  • Whatsapp

Morowali, rakyatsulteng – Penasehat Hukum Pembela Rakyat untuk Demokrasi (PH PRD) mengirimkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) terkait penanganan penyalahgunaan narkotika yg ditangani oleh Polres Morowali melalui Sat Narkoba dengan tersangka Arman alias AU kepada Polda Sulawesi Tengah, cq Dirresnarkoba dan cq Bagwassidik.

Hal ini di ungkapkan Tim PH PRD yakni Sumardi S.Sy bersama rekannya Rahmad Kurniawan Baso SH dan Adi Prianto SH melalui rilis yang dikirim kepada media ini, Selasa (25/8/2020).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Sumardi, Tanggal 5 Agustus 2020 Dumas telah dikirimkan dan hari ini (25/8) Polda Sulteng mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pengawasan Penyidikan (SPHP2) Nomor: B/321/VIII/WAS.2.4/2020/Diresnarkoba tanggal 24 Agustus 2020.

Kemudian, Kapolda Sulteng telah mendisposisi Dumas nomor: B/5/VIII/2020 tanggal 7 Agustus 2020 kepada Dirresnarkoba dengan isi desposisi “Cek Bagaimana Penanganannya dan Bila perlu Minta Gelar di Polda”.

Lanjut, Dirresnarkoba mendisposisi dengan nomor: B/52/VIII/2020 tanggal 10 Agustus 2020 kepada Bagwasidik dengan isi disposisi “Gelarkan di Polda”.

Tertanggal 12 Agustus 2020, Bagwasidik Diresnarkoba Polda Sulteng telah menggelar perkara dengan menghadirkan terlapor dalam surat Dumas.

Kata Sumardi, hasil gelar perkara serta bukti yang di cocokkan dengan lampiran surat dumas (bukti video), terdapat kesamaan orang yang dimaksud, dalam hal ini MF.

“Proses penyelidikan terhadap MF dan HN yang terkait dengan perkara tindak pidana dugaan penyalahgunaan narkotika akan tetap diproses. Kemudian terhadap HN akan dilakukan pencarian guna objektifitas kasus dimaksud,” tuturnya.

Selain itu, Tim PH PRD mendesak untuk segera menetapkan MF sebagai tersangka serta segera melakukan penahanan.

“Kami tim PH PRD mendesak untuk segera menetapkan MF sebagai tersangka dan segera melakukan penahanan. Hal ini dimaksud agar penanganan perkara ini tidak tebang pilih dan memberikan kesan negatif,” pungkasnya.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.