Kehilangan Penghasilan, Terjangan Banjir juga Ancam Rumah Warga

  • Whatsapp

Parimo, rakyatsulteng – Akibat banjir dan curah hujan yang begitu lebat, dua rumah terendam banjir serta beberapa warga di Desa Tomini Barat, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) kehilangan pendapatan perbulannya.

Hal ini di ungkapkan salah satu warga saat didatangi media ini, kerugian yang dialami sekitar ratusan ribu akibat banjir tersebut.

Bacaan Lainnya

“Tanaman rica lebih 300 pohon sudah mau di panen dengan bibit cengkeh semua habis dibawa banjir,” ungkap Buna salah satu warga Desa Tomini Barat, Kamis (9/7/2020).

Selain itu, kata Buna, cengkeh yang ia tanam terancam mati dan jagung tetangganya ludes dibawa banjir.

“Sudah terancam le disini, cingkeh juga terancam, apa sudah tergenang dengan air begitu, dengan saya punya tetangga juga sekitar 10 kilo yang dia tanam habis dibawa banjir,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Tomini Barat, Hi.Hamid mengatakan Drainase yang membengkak sehingga mengakibatkan banjir.

“Sudah saya laporkan sama pak Camat yang lalu, sudah ditelvon PU tapi sampai sekarang tidak ada realisasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, kata Hamid, dua rumah warga terendam banjir dan Pondok Pesantren Hidayatullah posisi terancam.

“Pondok pesantren kurang lebih 100 meter lagi itu posisi air sudah berbahaya sekali itu serta ada rumah warga yang di atas juga itu terancam,” terangnya.

Untuk langkah selanjutnya, Pemerintah Desa Tomini Barat hanya bisa menghimbau kepada masyarakat agar jangan terlalu tidur lelap karena akan berbahaya ketika ada hujan deras.

“Kami mengharapkan agar Pemerintah Daerah bisa menurunkan alat berat untuk menormalkan sungai itu,” pungkasnya.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.