Hukum

Laporkan Aktifis Anti Korupsi, Kapolres Touna di Kecam

PALU – Dugaan kriminalisasi terhadap Ketua Touna Corruption Watch (TCW) Mohamad Aksa kini berujung panjang. Sebuah lembaga internasional yang fokus pada masalah kebebasan ber ekspresi Safenet mengecam upaya pemidanaan aktifis anti korupsi, yang pelapornya adalah Kapolres Touna AKBP Bagus Setiyono.

“SAFEnet menilai postingan Mohamad Aksa tidak menyebut secara langsung siapa yang dimaksud dengan oknum polres Tojo Una-Una dan siapa kapolres sehingga dapat dikategorikan sebagai postingan no mention, sehingga subyek yang disampaikan tidak merujuk pada satu orang saja,” kata
Damar Juniarto, Regional Coordinator SAFEnet, dalam siaran persnya.

Damar memandang upaya hukum yang dilakukan Kapolres Touna ini dapat dikatakan sebagai upaya menghambat pengungkapan kasus sebelumnya yang diungkap oleh ketua TCW Mohamad Aksa. Karena sebelum pelaporan ini, Aksa terlebih dahulu melaporkan Bagus ke Polda Sulteng berkaitan dengan dugaan permintaan proyek ke Pemda Touna. Proyek inipun diantaranya adalah proyek jalan dan proyek lainnya yang nilainya miliaran rupiah.

Dalam pelaporan itu, Aksa membawa sejumlah barang bukti diantaranya adalah video dan dokumen lainnya.

Masih menurut Damar, Safenet sudah memantau dan melakukan analisas kasus ini dalam sepekan terakhir. Hasilnya, pihak tidak menemukan pelanggaran apapun dari postingan yang dilaporkan Bagus tersebut.

” Atas hal itu, kami mengecam keras tindakan kepolisian Touna yang melakukan kriminalisasi pada Mohamad Aksa, ” tambahnya.

Safenet juga meminta agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi mengusut tuntas laporan dugaan permintaan proyek yang dilakukan oleh oknum perwira Kepolisian tersebut.

“Dan kami meminta Kejaksaan menolak berkas perkara yang dilimpahkan oleh Polres Touna, ” ujarnya.

Sementara itu, Mahfud Masuara kuasa hukum aksa mengatakan, pihaknya berharap dukungan dari masyarakat berkaitan dengan dugaan kriminalisasi ini. Dukungan itu juga sebagai wujud penolakan kriminalisasi dan kesewenang-wenangan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap masyarakat yang ingin mencari keadilan.

Saat ini kata dia, berkas Aksa sudah lengkap dan telah dikirimkan ke Kejaksaan Tinggi Sulteng.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Mapolres Touna menyangkut desakan ini.  (fud)

Most Popular

To Top
Shares