Longki Djanggola ; Saya Melakukan Pelantikan Karna Ada Persetujuan Mendagri, Kalau Mau Lapor Silahkan

  • Whatsapp

Palu, RakyatsultengGubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, menanggapi pernyataan Rusdy Mastura terkait pelaksanaan pelantikan eselon dilingkup Pemprov Sulteng yang katanya melanggar edaran Mentreri Dalam Negeri, (Mendagri).

Menurut Rusdy Mastura, Surat Edaran Mendagri tahun 2020 Pasal 71 Ayat 2 berbunyi larangan tegas, bahwa Gubernur atau Wakil Gubernur, Bupati atau Wakil Bupati, dan Walikota atau Wakil Walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan akhir masa jabatan kecuali meninggal dunia atau mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri.

Bacaan Lainnya

Baca : Gubernur Longki diduga Langgar Edaran Mendagri, Rusdy Mastura ; Akan Saya Copot dan Laporkan

“Sebenarnya sederhana sekali masalahnya. Sy melakukan pengukuhan/pelantikan krn sdh ada persetujun mendagri no. 821/1388/OTDA tgl 3 maret . Perihal persetujuan pengukuhan n pelantikan pejabat administrator n pejabat pengawas dilingkungan pemerintah prop sulteng,” terang Longki menjelaskan melalui pesan singkatnya ke redaksi, Rabu, (10/3).

Jadi kata Longki, pelantikan nanti tidak ada yang dilanggar dan bukan karna kepentingan syahwat politik sebagaimana seperti Rusdy Mastura sampaikan.

“Pelantikan nanti tdk ada yg dilanggar dan bukan krn kepentingan syahwat politik sebagiman yg cudi sampaikan,” jelas Longki.

Bahkan jika nanti Cudy (sapaan Rusdy Mastura) dilantik menjadi Gubernur kata Longki, silahkan Gubernur Cudy merombak pejabat-pejabat tersebut.

Klik Gambar untuk Download Aplikasi Simpeljek di Google Play Store dan temukan Voucher Gratis Ongkir!!!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.