Mahasiswa dan Dosen Dibatasi Masuk Area Untad, Kecuali

  • Whatsapp
Dok. Anakuntad.com

Palu, rakyatsulteng – Rektor Universitas Tadulako (Untad) Prof Dr.Ir Mahfudz, MP memutuskan untuk melakukan pencegahan dengan membatasi civitas akademika yang masuk dilingkungan Untad.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran nomor: 6274/UN28/SE/2020 yang dikeluarkan pada Jum’at (25/9/2020) dan ditandatangani langsung oleh Rektor Untad berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi dari sejumlah pimpinan yang ada di Untad bersama Satgas Covid-19 Untad.

Bacaan Lainnya

Surat Edaran Rektor Universitas Tadulako

Keputusan tersebut juga di sinergi dengan surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) nomor: 440/532/DIS.KES yang dikeluarkan tanggal 22 September 2020 tentang disiplin protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Mencermati perkembangan pandemi Covid-19 dengan semakin bertambah jumlah penduduk yang terinfeksi covid-19 di wilayah Sulteng khususnya di Kota Palu, 13 kebijakan Rektor yang berhak masuk kedalam wilayah Untad.

(1). Surat edaran rektor No:4076/UN2/SE/2020 tetap berlaku, kecuali beberapa perubahan serta beberapa penambahan kebijakan.
(2). Memberlakukan pembatasan aktivitas dengan skala terbatas mulai tanggal 28 September 2020 sampai dengan 11 Oktober 2020.
(3). Sistem pelaksanaan pekerjaan/kegiatan yang membutuhkan kehadiran di kampus bagi Aparatur Sipil Negara; tenaga pendidikan, tenaga kontrak/honorer dapat dilakukan penjadwalan/piket/shift (pembatasan staf yang masuk kerja/Work Form Office (WFO) sebanyak 50% setiap hari kerja dan 50% melaksanakan WFO sesuai surat tugas pimpinan unit kerja masing-masing serta selalu senantiasa menjaga kewaspadaan untuk pencegahan covid-19 sesuai dengan protokol/panduan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
(4). Bagi pejabat tugas tambahan maupun pejabat struktural (Karo, Kabag dan Kasubag) diwajibkan hadir setiap hari kerja dalam rangka pelaksanaan tugas serta memastikan kelancaran pelayanan di masing-masing unit kerja.
(5). Dosen/Tenaga Pendidik sepenuhnya melakukan pekerjaan ditempat tinggal masing-masing dengan tetap menjaga kelancaran pelayanan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, pimpinan fakultas diminta untuk mengatur sistem kerja sesuai dengan kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki, agar pelayanan tetap terlaksana dengan baik.
(6). Akses keluar masuk kampus melalui pintu utama bagi dosen, pegawai, mahasiswa serta masyarakat lainnya yang akan memasuki area kampus, diatur oleh petugas keamanan (Polsaka dan Security) sesuai standar covid-19 (menggunakan masker, mengukur suhu tubuh maksimal 38° Celcius dan sebagainya), bagi mereka yang tidak memenuhi standar covid-19 dimaksud, tidak diperkenankan masuk area kampus.
(7). Aktivitas kegiatan mahasiswa didalam kampus selama masa pembatasan ini ditunda untuk sementara waktu, dikecualikan bagi mahasiswa yang akan mengurus penyelesaian studinya.
(8). Mahasiswa tetap wajib mengikuti aktivitas akademik termasuk diantaranya perkuliahan, tutorial, seminar, bimbingan skripsi dan ujian akhir melalui sistem daring (online) dari tempat tinggal masing-masing dan aktivitasnya yang lain diantaranya:
– Aktivitas akademik seperti praktikum atau skill lab ditunda. Namum apabila tidak dapat ditunda maka dapat diganti dengan bentuk lain, kecuali dalam bentuk tatap muka maupun pengamatan dilapangan.
– Semua aktivitas non-akademik didalam kampus ditiadakan.
(9). Agar pimpinan unit kerja menunda perjalanan dinas bagi semua staf, kecuali perjalanan dinas dimaksud dianggap sangat penting dan mendesak. Sepanjang tempat/daerah yang dikunjungi bukan zona merah atau zona hitam.
(10). Khusus petugas keamanan dan petugas kebersihan tetap bekerja seperti biasa sesuai dengan sistem penjadwalan/piket/shift dan selalu menjaga kewaspadaan untuk pencegahan covid-19 sesuai dengan standar protokol/panduan covid-19 yang dikeluarkan oleh pemerintah.
(11). Kantor pelayanan BNI yang berlokasi didalam kampus tetap diizinkan buka untik pelayanan terbatas bagi keperluan Untad.
(12). Secara berkala dapat melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut diatas sesuai dengan situasi dan perkembangan terbaru.
(13). Surat edaran ini mulai berlaku pada tanggal 28 Seotember 2020.***

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.