PARTAI PERINDO

Mahfud Masuara Minta Pemerintah Lindungi Petani Sawit

DONGGALA – Mantan Direktur Yayasan Tanah Merdeka (YTM) Mahfud Masuara meminta kepada Pemerintah untuk melindungi para petani dari kriminalisasi perusahaan sawit. Mahfud menilai, pemerintah abai terhadap perlindungan para petani yang sebagiannya ditangkap karena tudingan perampasan lahan. Salah satu contohnya adalah petani di Kecamatan Rio Pakava.

“Pemerintah harus menjadi mediator atas permasalahan yang ada. Jangan mendiamkan, karena rakyat butuh perlindungan dari Pemerintah, ” kata Sekretaris DPW Partai Perindo Sulteng ini dihadapan masyarakat Desa Polanto Jaya, Rio Pakava, Donggala belum lama ini.

Dia menjelaskan, banyak petani mendapat hukuman pidana atas dugaan perampasan lahan. Padahal kata dia, hal ini bisa diselesaikan jika Pemerintah mengambil langkah mediasi atau memberikan perlindungan petani dengan memberikan akses kemudahan pengurusan sertifikat lahan di wilayah sawit.

“Karena banyak dugaan perampasan lahan karena rakyat tidak memiliki sertifikat. Padahal mereka lebih dulu memiliki lahan itu dibanding perusahaan. Tapi disinilah kita berharap kedepan Pemerintah bisa melindungi mereka dengan pemberian sertifikat tanah, ” ujar Caleg DPRD Provinsi Sulteng ini.

Dalam pertemuan tersebut Mahfud mendapat masukan dari masyarakat, khususnya rekan sejawatnya yang masih berjuang melindungi petani.

Kehadiran Mahfud juga disambut  baik oleh masyarakat Rio Pakava. (***)

Paling kereennn..

Rakyatsulteng.com adalah media online milik PT. Media Sinergi Nusantara. Kehadirannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik, lebih dari itu, berusaha membangun dan merawat kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik.
To Top
Shares