Hukum

Merasa Dirugikan, Tim ANNAS Kembali Gugat Putusan KPU ke PANWAS

Anwar H. Saing (FOTO: dok)

Parimo, Rakyatsulteng- Komisi Pemilihan Umum (KPU), kabupaten Parigi Moutong menyatakan bahwa pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati jalur perseorangan, Anwar H. Saing-Asrudin (ANNAS) tidak dapat mengikuti atau menjadi peserta pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten Parimo Tahun 2018. Hal itu dikarenakan jumlah dukungan paslon perseorangan tersebut hanya berjumlah 14.035 dukungan dari total 25.580 yang ditetapkan oleh KPU.

Penetapan tersebut sesuai hasil pleno verifikasi faktual (verfal) KPU pada 11 Maret belum lama ini.

Merasa tidak menambatkan hasil yang memuaskan, pihak ANNAS bersama dengan tim pemenangan dan kuasa hukumnya, Selasa malam 13 Maret, kembali mendatangi sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Parimo.

Kedatangan mereka kata Anwar, bertujuan untuk kembali mengajukan gugatan yang ke dua kalinya ke Panwas, terkait putusan dan penetapan KPU Parimo yang dinilai merugikan mereka.

“KPU Parimo tidak melaksanakan putusan Panwaslu Kabupaten Parimo, dan KPU Parimo dianggap Melanggar Asas Keadilan”. Ungkap Anwar.

Anwar menambahkan, Apa bila gugatannya ditolak oleh Panwas, maka ANNAS bersama dengan kuasa hukum beserta tim akan melanjutkan gugatan tersebut ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN).

Disisi lain, Anwar menghimbau kepada seluruh pendukung ANNAS, agar tetap solid (bersatu), dan tidak serta merta terprovokasi dengan isu yang menyudutkan ANNAS gagal mengikuti Pilkada. Pasalnya ungkap Anwar, saat ini pihaknya masih terus berjuang untuk mencari keadilan agar dapat ikut berkompetisi sebagai salah satu calon pemilukada Parigi Moutong.

“ANNAS belum gagal. ANNAS masih dalam proses perjuangan mencari kebenaran. saya yakin, bahwa ANNAS akan ikut bertarung dalam Pilkada Parimo 2018.” pungkas Anwar.

Sementara ini, pihak ANNAS masih menunggu proses pengkajian yang akan dilakukan oleh Panwaslu terkait dengan poin-poin gugatannya. (mz) 

Paling kereennn..

To Top
Shares