TERBARU

Pembangunan Jamban Keluarga Desa Tingkulang Diduga Bermasalah

Pembangunan Jamban Keluarga di Desa Tingkulang, Kecamatan Tomini, Parigi Moutong di duga bermasalah.

Jamban dengan anggaran Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2019 sebesar
Rp. 157.950.000,- sebanyak 50 unit itu tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Menurut salah satu warga desa Tingkulang, salah satu pembuatan jamban keluarga di dusun V tidak menggunakan besi dalam lapisan pembuatan sepitengnya.

“Sepitengnya hanya menggunakan lapisan bambu. Mengganti besi yang tidak ada. Supaya agak kuat”, ujarnya.

Bahkan katanya beberapa penerima bantuan jamban keluarga itu mengambil batu pondasinya sendiri yang seharusnya disediakan oleh pemerintah setempat seperti yang tercantum dalam RAB.

Bukan hanya itu, warga yang enggan di mediakan namannya itu juga menyayangkan adanya pungutan biaya sebesar Rp. 10.000,- kepada penerima jamban yang berada di Dusun V.

“Baru dorang mintakan 10 – 10 ribu lagi untuk penguapan udara dari sepiteng”, bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Koordinator Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD), Muhajir menjelaskan bahwa pengadaan jamban keluarga itu dibangun secara swadaya.

“Semua material jamban ada di tepi lapangan sepak bola, tinggal penerima jamban yang angkut ke atas. Batu, besi, semen dan lain-lain”, Jelasnya.

“Karna itu kesepakatan, jadi penerima yang harus ambil materialnya dibawah”, tambahnya lagi.

Mengenai permintaan uang sebesar Rp. 10.000 oleh PPKD, Muhajir membantah jika ia dan anggotanya memungut biaya. “Tidak ada kami minta uang sama warga penerima jamban”, pungkas Muhajir

 

Penulis : Mohamad Zain

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close
Close