Pemdes Pobounang Tepis Tudingan Pemangkasan BLT Dana Desa; Itu Dilakukan Orang yang Kalah Pilkades

  • Whatsapp

Rakyatsulteng – Pemerintah Desa Pobounang, Kecamatan Palasa, Parigi Moutong menepis tudingan atas pemangkasan BLT Dana Desa kesejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Itu fitnah, tidak ada pemangkasan BLT kesejumlah warga,” ujar Kepala Desa Pobounang, Aminah kepada media.

Bacaan Lainnya

Lagi pula lanjut kades, seperti dikatakan oleh oknum warga bahwa pemangkasan di atas Rp20.000 hingga Rp100.000 itu benar-benar keterlaluan.

Ia menambahkan, pemdes tidak pernah secara langsung mengungkapkan akan ada pemangkasan. Namun Pemdes hanya menyampaikan beberapa item pembangunan yang sedang berlangsung seperti Masjid dan jalan.

Sehingga kata dia, barang siapa yang ingin menyumbang pembangunan Masjid disilahkan. Namun berapa saja keikhlasan dari warga.

Itupun kata Kades, warga memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid dan jalan adalah sisa uang warga pasca berbelanja dari pasar.

“Ada yang kasi Lima ribu, sepuluh ribu, sisa dari pasar mereka berbelanja. Karena pada saat penyaluran BLT kami tidak menerima pungutan kepada warga. Kecuali mereka memberikan setelah dibelanjakan keperluan mereka. Sisanya yang mereka berikan. Keikhlasan mereka saja,” terang Aminah.

Sedangkan untuk perjalanan ke ibukota Kabupaten kata Aminah, mereka menggunakan uang pribadi. Namun pada saat penyaluran BLT itupun warga juga memberikan sebagai ucapan terimakasih.

Namun, lagi-lagi pihak pemdes menolak untuk menerima pemberian warga.

“Warga mau kasih kami katanya untuk uang perjalanan, tapi kami tolak. Ada warga yang paksa untuk menerima pemberiannya, itupun kami alihkan untuk membeli karung digunakan di desa,” jelas Aminah lagi.

Ia kemudian mengungkapkan, upaya untuk menjatuhkan pemdes memang sudah ada. “Ini dilakukan oknum yang belum bisa terima kalah dari pilkades belum lama ini,” bebernya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.