Perpanjang Penyiaran Tv, KPID Sulteng Akan Evaluasi Tiga Lembaga Berjaring

  • Whatsapp

Palu, rakyatsulteng – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah (Sulteng) akan melakukan evaluasi perpanjangan izin kepada tiga Lembaga Penyiaran Swasta berjaring pada awal Bulan Oktober mendatang.

Tiga Lembaga penyiaran berjaring itu yakni MNC TV Palu, RCTI Palu dan Metro TV Palu. Pada awal bulan depan, proses aspek administrasi teknis dan content siarannya mulai dilaksanakan.

Bacaan Lainnya

Sesuai peraturan UU 32 tentang penyiaran dan Permen Kominfo nomor 18 tahun 2018 bahwa, satu tahun sebelum habis masa berlaku, Izin Penyelenggara Penyiaran (IPP), Lembaga Penyiar wajib melapor di Kementerian Kominfo dan KPID.

Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua KPID, Sulteng, Ibrahim Lagandeng saat ditemui rakyatsulteng.com, Sabtu (12/9/2020).

Lanjut, kata Ibrahim berhubung ketiga lembaga penyiar berjaring itu berakhir bulan Oktober 2021, maka awal bulan depan akan dilakukan evaluasi content lokal 10 persen.

“Penilaian aspek tersebut merujuk pada hasil pantauan KPID melalui alat pemantau dan uji kelayakan publik tentang khalayak masyarakat menilai keberadaan tv lokal berjaringan yang ada di Sulteng,” tuturnya.

Kemudian, pihaknya telah mengundang jajaran penanggung jawab televisi berjaringan itu untuk evaluasi Tahunan program content lokal 10 persen.

Hal itu dilakukan karena dari hasil pantauan pihaknya melaului alat pemantau, pemenuhan content lokal 10 persen itu tidak berjalan secara maksimal serta pemberitanya stagnan dan tidak dinamis sehingga, mereka mendapat kritikan dari masyarakat melaui aduan contact KPID.

“Pemenuhan tayangan 10 persen itu hanya di jam hantu artinya penayangan content tersebut di jam 3 pagi, nah kalau begini siapa yang nonton, lagi pula siarannya itu saja dan di ulang-ulang terus hingga masyarat bosan dan jenuh,” jelasnya.

Untuk kedepanya, pihak dari KPID Sulteng akan melaksanakan uji publik kepada masyarakat tentang keberadaan dan pemenuhan content lokal 10 persen kepada ketiga televisi tersebut.

“Hasil uji tersebut akan di nilai dan di plenokan di tataran komisioner, dari hasil penilaian tersebut akan menghasilkan sebuah rekomendasi untuk dibawa ke Kementrian Kominfo dan KPID pusat dalam mengevaluasi perpanjagn izin ketiga televisi tersebut,” pungkasnya.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.