Rapid Test Wajib Bayar? Berikut Penjelasan DPRD

  • Whatsapp
Rapid Test (Foto: CNN Indonesia)

Palu, rakyatsulteng – Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Tengah remcananya akan mengundang Dinas Kesehatan (Dinkes) provinsi, Dinkes Kabupaten/kota dan klinik untuk membahas biaya rapid test sebesar Rp150.000,-.

“Senin (13/7/2020) akan kami panggil Dinas kesehatan Provinsi, Kabupaten/kota dan klinik untuk membahas biaya rapid test,” ujar ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Alimuddin Paada, Rabu.

Bacaan Lainnya

Tarif rapid test itu kata Alimuddin, telah di atur dalam Surat Edaran Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2875/2020.

Meski pihak rumah sakit menyediakan sendiri alat kelengkapan deteksi dini covid 19 seperti rapid test, Alimuddin menekannkan agar biaya pemeriksaan rapid test tidak lebih dari Rp150.000,-.

“Namun jika alat pengadaan rapid tesnya dianggarkan dari APBD dan APBN, wajib untuk digratiskan,” papar Alimuddin.

Alimuddin juga menambahkan, bagi dinas kesehatan yang jauh dari ibukota provinsi, bisa melakukan rapat melalui zoom conference guna menindaklanjuti SE Kementerian. “Tapi yang di kota harus datang langsung,” katanya.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.