Satu Pemuda Adat Sintulu ini Kembangkan Objek Wisata Air Terjun di Donggala

  • Whatsapp
Pemandangan Air terjun Saluntoro Valu. Foto: IST

Donggala, rakyatsulteng – Destinasi wisata alam menjadi salah satu objek warga bersama keluarga untuk menghabiskan hari liburnya ditempat-tempat terbuka.

Namun, tak sedikit objek tempat wisata saat ini tak dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah setempat.

Bacaan Lainnya

Afid (25) adalah salah satu pemuda Adat Sintulu yang merupakan mahasiswa Fakulatas Hukum, Universitas Tadulako (Untad).

Ditengah pandemi Covid-19, dirinya lebih banyak menghabiskan waktu di kampung halamannya di Dusun III Sintulu, Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala.

“Akvitas saya di kampung selaku pemuda, saya biasanya duduk dengan teman-teman pemuda yang lain dengan beberapa orang tua kalau malam,” ungkap Afid kepada rakyatsulteng, Senin (7/12).

Selama beraktifitas kurang lebih sekitar 9 bulan lamanya dikampung halaman, pemuda adat ini mencoba untuk mengembangkan objek wisata yang sama sekali belum pernah dikembangkan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala.

Dia menceritakan, di situasi Covid-19 saat ini, dirinya juga seringkali mengajak teman-teman, pemuda adat yang lain pergi ke Air terjun Saluntoro Valu untuk yang terletak tepatnya di Desa Lumbumamara itu.

Tujuan pemuda ini, tak lain, untuk mencoba mengembangkan salah satu objek wisata yang memang menjadi tempat berkunjungnya warga sekitar untuk menghabiskan hari-hari liburnya.

“Saya dengan teman-teman saat ini sedang berusaha untuk mengembangkan Air Terjun Saluntoro Valu sebagai salah satu destinasi wisata yang ada di kampung saya,” ujarnya.

Untuk proses tahap awal, pemuda bersama teman-temannya ini sudah melakukan pembersihan ditempat tersebut. Dengan mengandalkan kemampuan seadanya, pemuda ini tak henti-hentinya untuk mengembangan objek wisata tersebut.

“Kalau sekarang ini kita sudah lakukan pembersihan di sekitaran air terjun itu,” katanya.

Upaya dari pemuda ini juga mendapat dukungan dari warga sekitar. Karena potensi wisata yang begitu besar membuatnya semakin bersemangat.

“Saya biasa kalau malam bicara-bicara dengan orang tua, mereka dukung apa yang saya lakukan,” tuturnya.

Hingga saat ini, ia sedang berupaya untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk mengembangkan tempat wisata tersebut.

Dirinya mengharapkan, agar Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala bisa membantu untuk mengembangkan objek wisata yang mereka sedang peejuangkan saat ini.

“Saat ini saya mau koordinasikan dulu dengan Dinas Pariwisata, semoga mereka dukung apa yang saya lakukan ini,” pungkasnya.

 

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.