Sempat Tertunda, KKN 91 Untad Syarat Pelaksanaan ?

  • Whatsapp

Palu, rakyatsulteng – Pusat Pengembangan Pengabdian Masyarakat (PPM), Universitas Tadulako (Untad), menjadwalkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) akan dilaksanakan pada 1 Oktober – 31 Oktober 2020.

Hal itu di ungkapkan oleh Pusbang Pengabdian Masyarakat dan Kuliah Kerja Nyata LPPM Untad, Dr.Ir Mohamad Ismail. M.P. saat ditemui media rakyatsulteng.com diruang kerjanya, Senin (21/9/2020).

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, bahwa pada tanggal 1 Oktober 2020 akan dilakukan pembekalan secara daring dan luring dengan mengundang pemateri dari BPBD, BNN dan Ketua Gugus Covid Untad.

“Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang sudah ditunjuk, mereka akan kesana. Ketika Pak Rektor membuka kegitan kita juga siap disana dan mahasiswa yang ikut ada di belakang,” jelasnya.

Dari berbagai Kabupaten/Kecamatan yang ada di Sulawesi Tengah (Sulteng), mahasiswa yang melaksanakan KKN dan mengikuti pembekalan bersama DPL dibatasi dengan jumlah 20 orang.

“Kalau misalnya satu kecamatan hanya 10 kita dekatkan dengan kecamatan yang lain sampai mencapai 20,” lanjutnya.

Kata Ismail, untuk mahasiswa yang mengikuti KKN 91 tidak memakai posko tetapi bisa bekerja kelompok sebanyak 5 orang.

“Silahkan bekerja berkelompok tapi bukan berposko, kalau menunjuk rumah teman untuk bekerja silahkan¬† tapi tidak boleh tinggal disitu,” tuturnya.

Sebelumnya pelaksanaan KKN sesuai dengan kalender akademik dilaksanakan pada bulan Agustus 2020, karena adanya pandemi covid-19 sehingga pelaksanaan KKN tertunda.

“Karena sudah mulai new normal, sudah bisa beraktifitas dilapangan tetapi masih memperhatikan protokol kesahatan,” ungkap Mohamad Ismail.

Saat ini terdata mahasiswa yang mengikuti KKN 91 Untad berkisar 2.370 tanpa membatasi kuota pendaftar.

“Kita tidak membatasi kuota tetapi kita hanya membatasi waktu pendaftarannya saja,” pungkasnya.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.