Nasional

Tercyduk, 38 Anggota DPRD Sumut Korupsi Suap Berjamaah

Setelah 18 orang anggota DPRD Malang, Jawa Timur –termasuk dua orang wakil ketua, dijadikan tersangka persekongkolan suap pada Rabu (21/3/2018), giliran kolega mereka di DPRD Sumatra Utara (Sumut) menyandang status tersangka suap.

Bahkan jumlahnya tak tanggung-tanggung, 38 orang! Itulah yang terpampang dalam dokumen surat KPK untuk ketua DPR Sumut. Dokumen itu bernomor B/227/DIK.00/23/03/2018, bertanggal 29 Maret 2018, dan ditandatangani Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman (h/t Merdeka.com).

“Ya benar,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi soal surat itu oleh detikcom, Jumat (30/3).

38 orang tersangka itu berasal dari periode 2009-2014 dan sebagian dari periode 2014-209. Mereka disangka menerima suap (grativikasi) dari Gatot Pujo Nugroho, eks gubernur Sumut.

Gatot saat ini sedang menjalani vonis penjara empat tahun pada kasus suap “uang ketok” di DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. Politisi asal Partai Keadilan Sosial (PKS) ini juga menjalani vonis penjara tiga tahun karena menyuap hakim di Medan, Sumut.

Istrinya, Evy Susanti, juga dinyatakan bersalah dalam kasus suap hakim itu dan mendapat hukuman dua setengah tahun penjara. Seluruh kasus itu disidangkan pada 2016.

Gatot pun punya kasus korupsi lain. Ia dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena melakukan korupsi penyaluran dana bantuan sosial (bansos) dan hibah pemprov Sumut pada tahun anggaran 2012 dan 2013.

Nah, pada saat menjalani persidangan pada November 2016 itulah Gatot seolah menegaskan dirinya tak mau dihukum sendirian. “Saya akan buka semuanya nanti,” kata Gatot sebelum putusan sidang, 24 November 2016, seperti ditulis Bangka Pos.

Gatot terbukti memberikan tujuh kali gratifikasi dengan total nilai mencapai Rp61,8 miliar kepada pimpinan dan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. Pada putusan perkara kasus itu bertanggal 9 Maret 2017, majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memproses para pemberi dan penerima gratifikasi.

Saat itu dalam persidangan, majelis hakim yang diketuai Didik Setyo Handono menyebut sejumlah nama birokrat dan mantan pejabat pemprov Sumut yang mengumpulkan serta membagikan uang gratifikasi itu.

Mereka adalah Randiman Tarigan, mantan Sekretaris DPRD Sumut; M Ali Nafiah, mantan Bendahara DPRD Sumut; Nurdin Lubis, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut; Baharuddin Siagian, mantan Kepala Biro Keuangan Setdaprov Sumut; Ahmad Fuad Lubis, Kepala Biro Keuangan Setdaprov Sumut; M Fitriyus, mantan Asisten IV Setdaprov Sumut; Hasban Ritonga, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut; dan Pandapotan Siregar, mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumut.

Ketua KPK Agus Rajahrdjo mengatakan kini 38 orang anggota DPRD Sumut itu sudah disertai surat perintah penyidikan (sprindik) yang ditandatanganinya. “Dilampiri sprindik untuk masing-masing tersangka,” tuturnya dalam Liputan6.com.

Menanggapi hal ini, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) pun urun bicara. JK berharap kasus korupsi berjamaah seperti ini tidak lagi terulang pada masa depan.

“Itu sudah kasus lama, para ketua sudah kena. Ini rupanya, ya mereka mau bagi rata,” tutur JK dikutip Tribunnews, Sabtu (31/3).

Para anggota DPRD Sumut 2009-2014 ini disangkakan pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Berikut adalah para tersangka yang tertulis dalam surat termaksud di atas.

  • Rijal Sirait,
  • Rinawati Sianturi,
  • Rooslynda Marpaung,
  • Fadly Nurzal,
  • Abu Bokar Tambak,
  • Enda Mora Lubis,
  • M. Yusuf Siregar.
  • Muhammad Faisal,
  • DTM Abul Hasan Maturidi,
  • Biller Pasaribu,
  • Richard Eddy Marsaut Lingga,
  • Syafrida Fitrie,
  • Rahmianna Delima Pulungan,
  • Arifin Nainggolan, Mustofawiyah,
  • Sopar Siburian,
  • Analisman Zalukhu,
  • Tonnies Sianturi,
  • Tohonan Silalahi,
  • Murni Elieser Verawati Munthe,
  • Dermawan Sembiring.
  • Arlene Manurung,
  • Syahrial Harahap,
  • Restu Kurniawan Sarumaha,
  • Washington Pane,
  • John Hugo Silalahi,
  • Ferry Suando Tanuray Kaban,
  • Tunggul Siagian,
  • Fahru Rozi,
  • Taufan Agung Ginting,
  • Tiaisah Ritonga, Helmiati,
  • Muslim Simbolon,
  • Sonny Firdaus,
  • Pasiruddin Daulay,
  • Elezaro Duha,
  • Musdalifah, dan
  • Tahan Manahan Panggabean

Paling kereennn..

Rakyatsulteng.com adalah media online milik PT. Media Sinergi Nusantara. Kehadirannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik, lebih dari itu, berusaha membangun dan merawat kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik.
To Top
Shares