Terkait Kasus Tenggelam Kapal Speead Boat di Balut, Satu Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

  • Whatsapp
Foto: intim.news

Balut, rakyatsulteng – Kasus kecelakaan laut tenggelamnya kapal speed boad “Fajar” di perairan Pulau Sonit Kabupaten Banggai Laut Sulawesi Tengah (Sulteng) pada tanggal 2 November 2020 ditarik penanganannya oleh Ditpolairud Polda Sulteng.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol. Didik Supranoto kepada PaluPoso membenarkan hal itu.

Bacaan Lainnya

“Kasus laka tenggelam speed boad “fajar” penanganannya diambil alih oleh Ditpolairud Polda Sulteng,” ungkapnya Rabu (18/11/2020).

Didik menjelaskan, motoris speed boad inisial LB (36) saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka dan telah dilakukan penahanan di Rutan Ditpolairud Polda Sulteng sejak tanggal 10 November 2020.

“Satu orang ditetapkan tersangka yaitu inisial LB (36) yang merupakan motoris speed boad karena dianggap lalai dalam melakukan operasional kapal,” ujarnya.

Menurutnya, motoris speead boat itu ditetapkan sebagai tersangka karena, membawa penumpang melebihi kapasitas dan tidak memberikan alat keselamatan atau pelampung kepada penumpang sebelum berlayar.

Didik menambahkan, 4 orang saksi sudah diperiksa dan untuk saksi ahli pelayaran, penyidik telah mengirimkan surat ke Direktur KPLP Dirjen Hubungan Laut Kementerian Perhubungan di Jakarta.

Kata Didik, untuk hukuman, penyidik Ditpolairud Polda Sulteng menjerat tersangka dengan pasal 302 ayat (3) junto pasal 117 ayat (2) UU RI No. 17 Thn 2008 tentang pelayaran dan/atau pasal 359 KUHP dengan ancaman 5 sampai dengan 10 tahun.

Sebelumnya, kasus ini bermula pada saat rombongan calon Bupati dan Wakil Bupati Banggai Laut Rusli Banun dan Asgar B. Badalia bertolak dari desa Kasuari Pulau Timpaus menuju Pulau Sonit menggunakan speed boad untuk melakukan kampanye nomor urut 2.

Ditengah laut, speed boat mengalami kecelakaan dan tenggelam karena diterjang ombak yang cukup tinggi.

Saat kejadian itu, ada 11 penumpang yang mengikuti kampanye yakni, 3 orang berhasil selamat, 4 ditemukan dalam keadaan meninggal dunia diantaranya Calon Wakil Bupati Banggai Laut dan 4 orang saat ini belum ditemukan dua diantaranya anggota Polres Banggai Kepulauan.

Penulis: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.