Pemilu

Tiga Catatan Penting untuk Kemandirian Pilkada Parimo

Ketua DPK Parimo. Mirza S.Com

Parimo, Rakyatsulteng- Dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Parigi Moutong pada Juni Mendatang, Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Parigi Moutong, Mirza S.Com, memberi beberapa “catatan” yang menurutnya harus diperhatikan dalam pelaksanaan Kontestasi Pilkada ini.

Sedikitnya, tiga catatan penting tersebut, tengtang kemandirian Pilkada Parimo yang harus deiperhatikan, seperti yang dikirimkan melalui press realese, ke redaksi rakyatsulteng.com Senin, (5/3).

PERTAMA

Kemiskinan,  Keterbelakangan, dan pengangguran merupakan Problematika yang menuntut penyelesaian secara bertahap dan Kongret di wilayah ini (Parimo), sehingga untuk menyelesaiankan hal itu DPK JAMAN Parigi Moutong menyarankan Industrialisasi desa dan modernisasi Desa sebagai Perwujudan kemandirian di tingkat lokal dan merupakan solusi yang perlu diperhatikan oleh seluruh Cabup dan Cawabup yang nantinya akan terpilih.

KEDUA

Industrialisasi yang di maksud oleh DPK JAMAN Parigi Moutong mengambil harus bertumpu pada potensi asli Desa, untuk Parigi Moutong Yakni Sektor Agraris, dengan “Tiga Prinsip” yang harus diperhatikan yakni : (Bustanul Arifin, 2005: 142-143).

“Pertama, pembangunan berbasis pertanian yang mengutamakan potensi pasar dalam negeri sekaligus memanfaatkan besarnya jumlah penduduk. Upaya memompa daya beli masyarakat ditempuh melalui peningkatan produktivitas, perluasan peluang kerja, stabilisasi nilai tukar, serta pembangunan industri yang berhubungan dengan pertanian dan pedesaan”.

“Kedua, pembangunan pedesaan yang dirangsang oleh agroindustri. Prinsip ini melihat bahwa lantaran mengandalkan lahan dan tenaga kerja, sumber daya di pedesaan lebih banyak menunjang produksi pertanian.
Biasanya sumber daya pedesaan lebih terampil dalam usaha tani di hulu, namun kurang terampil dalam produksi manufaktur di hilir. Di sinilah industrialisasi pertanian yang membidik daerah pedesaan akan mampu mengatrol kualitas sumber daya manusia pedesaan dan pembangunan perdesaan pada umumnya.

Prinsip tersebut menekankan urgensi keterkaitan ke depan dan ke belakang dari proses industrialisasi yang dapat menghasilkan nilai tambah cukup besar.

Ketiga, pembangunan daya dorong yang berusaha meningkatkan produktivitas dan daya beli kaum miskin serta mendorong motivasi kaum berada”.

KETIGA

Idustrialisasi tidak akan maksimal tanpa ada modernisasi desa, sehingga dalam Kontestasi Pilkada kali ini, Menjadi tugas Cabup dan Cawabup yang terpilih nanti untuk merangsang dua hal ini yakni “Idustrialisasi dan Modernisasi Desa” untuk menanggulangi kemiskinan dan keterbelakangan melalui regulasi yang bisa diujudkan di Tingkat Kabupaten.” (mz)

Paling kereennn..

Rakyatsulteng.com adalah media online milik PT. Media Sinergi Nusantara. Kehadirannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik, lebih dari itu, berusaha membangun dan merawat kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik.
To Top
Shares