Metropolis

Turun Tangan Palu dan Walhi Sulap Sampah Jadi Kerajinan Yang Menghasilkan

 

PALU – Komunitas turun tangan Palu, mengajak para generasi muda untuk mengembangkan usaha rumahan daur ulang sampah. Usaha ini cukup menjanjikan dan membantu Pemerintah dalam pengelolaan sampah.

Adalah Inggrit Setiawati, salah satu tim Turun Tangan Palu menjelaskan, pihaknya bersama Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sulteng bekerjasama mengembangkan kerajinan daur ulang sampah menggunakan botol plastik bekas, di lapangan Vatulemo, Palu pada Minggu (22/7/2018). Ada beberapa item yang telah dibuat, salah satunya adalah miniatur motor Harley.

“Kami membuat berbagai macam kerajinan, dan ini bisa sedikit menambah penghasilan para pemuda dan ibu rumah tangga jika digeluti dengan baik, “ kata Inggrit Putri kepada Media di Palu, Selasa (24/7/2018).

Untuk satu macam kerajinan lanjutnya, dijual dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu, tergantung dengan kerumitan dari pembuatannya. Adapun anggota tim lainnya diantaranya adalah Nirmala, Nabila, Faisal dan Sairun.

“ Kami mengajak kepada anak muda untuk ikut bersama mengelola sampah agar bisa menghasilkan nilai tambah ekonomi,” ujarnya.

Dia berharap, dengan digagasnya kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan semangat baru dalam berwirausaha di kalangan anak muda. Apalagi kata dia, seluruh potensi daerah begitu besar untuk bisa dikembangkan, bukan hanya dalam hal sumberdaya alamnnya, melainkan potensi sampah yang bisa didaur ulang dan hal lainnya. (RAN)

Paling kereennn..

Rakyatsulteng.com adalah media online milik PT. Media Sinergi Nusantara. Kehadirannya bukan hanya sekedar menyampaikan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik, lebih dari itu, berusaha membangun dan merawat kebersamaan untuk kehidupan yang lebih baik.
To Top
Shares