Yayasan Jabal Khair dan ACT Berikan Bantuan Daging Kurban ke 13 KK Muallaf

  • Whatsapp
Keterangan Foto : Pengurus Yayasan Jabal Khair saat memberikan kurban kepada Muallaf di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Parimo, rakyatsulteng – Sebanyak 13 Kepala Keluarga (KK) Muallaf atau sekira 53 jiwa di Desa Bambasiang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menerima bantuan kurban dari Yayasan Jabal Khair dan Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Ketua Yayasan Jabal Khair, Muhammad Radjab, S.Ag mengatakan ada dua ekor sapi yang di kurbankan untuk muallaf yang berada di Desa Bambasiang. Dua ekor sapi tersebut merupakan bantuan dari donatur yang sudah memberikan bantuan.

Bacaan Lainnya

“Ada dua ekor sapi yang dikurban oleh Yayasan Jabar Khair melalui donatur yakni Yayasan Peduli Umat dari Temanggung, Jawa tengah dan dari ACT,” ungkapnya saat ditemui di tempat penyembelihan hewan kurban, Desa Bambasiang, Senin (03/08/2020).

Radjab mengungkapkan bahwa Yayasan Jabal Khair bekerja sama dengan ACT untuk melakukan penyembelihan secara bersama di Desa Bambasiang.

“Kita dari Yayasan Jabal Khair melalui tim Peduli Muallaf hanya menyalurkan jadi Yayasan Peduli Umat tersebut menjadi motor pengadaan kurban,” jelasnya.

Lanjut, kata Radjab, penyaluran kurban pada tahun ini meningkat sekitar 50 persen jika dibandingkan dengan tahun kemarin.

 

Ada 6 ekor sapi, 3 ekor kambing dan d tambah lagi 1 ekor sapi dari ACT jadi keseluruhannya 7 ekor sapi. Semua itu dibagikan ke tiga kecamatan yakni Kecamatan Tinombo, Kecamatan Palasa, dan Kecamatan Sidoan yang semuanya sudah tersalurkan ke enam titik di daerah pegunungan,” tuturnya.

Selain itu, yang menjadi tantangan pihaknya untuk penyaluran kurban ke Daerah pegunungan yaitu jarak yang cukup jauh, memakan waktu 8 sampai 9 jam.

“Semangat untuk melakukan pembinaan terhadap mualaf akan terus dilakukan dan akan berkelanjutan, kita akan merolling seluruh tim yang ada di Kabupaten Parimo untuk terus melakukan pembinaan,” pungkasnya.

Penulis : Ital
Editor: Rian Afdhal Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.